Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 22 April 2009

Pamit

Kepada Sahabat Beranda Hati

Dalam beberapa waktu kedepan, saya tidak bisa menjenguk Beranda Hati, sehingga tidak bisa membalas sapa para Sahabat. Insya Allah selama dua minggu nanti, saya akan menunaikan ibadah Umroh ke tanah suci Mekkah.

Dari lubuk hati terdalam dan dengan segala kerendahan hati, saya memohon keikhlasan hati para Sahabat, kiranya mau memberikan maaf apabila selama kita menjalin persahabatan ada yang kurang berkenan dihati para Sahabat. Mungkin ada didalam isi posting atau ketika saling menyapa, melalui komentar dan chatbox.

Kepada Sahabat-Sahabat Beranda Hati yang telah memberikan doa dan supportnya, saya ucapkan terima kasih, mohon doa restu semoga perjalanan ibadah ini bisa saya laksanakan dengan baik. Amin.

Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan rasa duka yang sangat dalam, atas kepergian Sahabat kita Sassie Kirana Binti Abdul Muthalib, pada hari Minggu tanggal 19 April 2009.

Seorang Sahabat yang hingga akhir hayatnya, dengan sabar dan ikhlas menerima ketentuan Allah SWT serta dengan tabah menghadapi sakit yang dideritanya.

Allahummaghfirlaha, warhamha, wa'afiha, wa'fuanha.
Semoga Allah SWT mengampuni khilaf dan kesalahannya, menerima Iman, Islam dan Amal Ibadahnya dan memberikan tempat yang paling mulia disisi-NYA. Amiin Ya Robbal Alamiin.


Read More..

Minggu, 19 April 2009

Emansipasi Talisha

Detik.com memberikan 100 t'shirt kepada 100 blogger wanita Indonesia yang ikut dalam acara ngeblog bareng, acara ini dimaksudkan untuk memperingati Hari Kartini, pahlawan nasional pejuang emansipasi wanita.

Bicara tentang emansipasi, saya tidak ingin membahas tentang perjuangan untuk mendapatkan persamaan hak bagi wanita, karena saat ini sudah bukan hal yang istimewa lagi, sudah banyak kaum perempuan yang mampu menempatkan dirinya sejajar dengan kaum pria. Sudah ada Kapolda wanita, Bupati wanita, Pilot wanita, Menteri wanita bahkan Presiden wanita.

Kebanggaan bagi Ibu Kartini yang dulu begitu perduli dengan nasib kaumnya. kaum wanita sekarang mempunyai peluang yang luas untuk menuntut ilmu dan bisa mengabdikan dirinya dalam semua bidang pekerjaan.

Tetapi menurut saya, emansipasi tidak hanya tentang kesetaraan atau keberhasilan, yang diukur dari materi, jenjang pendidikan, jabatan, atau apa saja yang memperlihatkan kiprah wanita wanita didalam masyarakat.

Emansipasi adalah luasnya pikiran dan semangat besar yang ada didalam hati setiap wanita. Tidak perduli saat ini dia berada ditengah sawah untuk membajak tanah lumpur, menanam setiap setiap benih padi atau berada disebuah pelabuhan menjadi kuli panggul, berdagang di pasar atau berada di pesisir pantai, membelah perut ikan dan menjemurnya hingga kering.

Emansipasi adalah niat tulus yang ada disetiap hati wanita, yang tumbuh karena cinta, yang membuatnya rela terjaga saat matahari belum terlihat diufuk timur, memastikan semua tanggungjawabnya didalam rumah tangga telah benar dan teratur, kemudian karena cinta, ada yang melangkah keluar rumah untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarga dan kemudian saat dia pulang kerumah di sore harinya, kembali tugas rumah tangga menjadi perhatiannya hingga seluruh anggota keluarga terlelap, baru dia bisa merebahkan badan menikmati istirahatnya.

Kesetaraan yang diperjuangkan dalam emansipasi wanita, yang didapatkan wanita ketika berada diluar rumah, sejatinya telah didapatkan wanita, ketika dia berada didalam rumah, dia adalah seorang manajer ulung pengatur rumah tangga, dia mampu menjadi penghibur, memberi keindahan dalam rumah, menjadi air sejuk pelepas dahaga anggota keluarga.

Diceritakan ketika seorang bayi masih berada di alam arwah sebelum dilahirkan oleh Ibunya, Allah subhanahuwata'ala menerangkan kepada Sang Bayi, nama-nama malaikat yang akan menjaganya, dan ketika Sang Bayi bertanya " Ya Allah, jika kelak aku dilahirkan kedunia, siapakah malaikat yang akan menjagaku?" Saat itu Allah Subhanahuwata'ala menjawab bahwa malaikat yang akan menjaga Sang Bayi bernama "IBU". Begitu mulianya tugas seorang wanita sebagai ibu, sehingga Allah subhanahuwata'ala menyebutnya sebagai seorang malaikat.

Tidak perlu jauh memperjuangkan emansipasi, bagi seorang wanita justru kemuliaan itu dimulai dari dalam rumahnya.

Dalam rangka mengenang kembali perjuangan seorang Ibu Kartini, maka saya ingin mengenalkan seorang blogger wanita termuda yang saya kenal bernama TALISHA, masih kelas 3 Sekolah Dasar, tinggal di Bandung, putri terkasih seorang sahabat saya Bapak Herry Yustiana, isi blognya adalah tentang cerpen-cerpen yang ditulisnya. Mari kita dukung sahabat kecil ini, agar terus bersemangat untuk menulis. Yuk berkunjung ke blognya Cerita Talisha

Talisha mungkin belum mengerti makna sebuah emansipasi, tetapi apa yang dilakukan oleh Talisha saat ini adalah sebuah realisasi semangat dan cita-cita seorang Ibu Kartini.

Read More..

Kamis, 16 April 2009

Award dari Kurn14di

Ada satu award yang diserahkan kepada saya, tetapi sempat ditunda dijemput, karena saya belum bisa mengerjakan PR-nya. Sampai-sampai Kurn14di, yang punya award protes, hehehe sabar ya boss kecil....Malu khan, kalau awardnya diambil tapi PR gak dikerjakan.. hmm ...apa kata duniaa....
Ini dia awardnya :



dan PR nya begini :
1. Posting dengan memasang photo terbaru, teraneh, yang tidak boleh di edit
2. Kemudian tag 10 orang teman untuk melakukan hal yang sama

Tugas yang nomor 1 itu yang membuat PR nya lambat dikerjakan, photo teraneh?? sepertinya tidak ada yang layak release... semua off release karena selalu tanpa kerudung... dan tugas yang nomor 2, untuk tag 10 orang teman...hmmm saya tidak tega meneruskan penderitaan ini ke yang lain hehehe...dan berhubung Kurn14di hanya meneruskannya kepada 3 orang teman, jadi saya juga akan men-tag tiga orang teman saja.

Jangan sampai diprotes dua kali, maka PR pun dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Eng...ing...eng... Tentang photo, ini ada ceritanya, pada hari Jumat Mbak yang jaga Si Adek tidak bisa datang, jadi Adek harus ikut saya ke kantor. Adek memang ada-ada aja maunya, meminta saya membuat photo "muka kaget" tapi berkali-kali dibuat, sepertinya saya selalu gagal, mungkin memang tidak bakat fotogenik hehehe...








Justru Adek dan Om Latif yang sukses.



Tiga orang cantik yang akan melanjutkan PR ini adalah :
1. Jeng Sri
2. Mentari
3. Nietha

Selamat mengerjakan!!
Read More..

Selasa, 14 April 2009

(syukurlah!!)

Bagai bulan jingga
Tersaput mendung abu-abu
Merayap malu dipunggung bukit hutan Samboja

senja itu
terhempas dalam kebisuan yang riuh

dalam batinku
bimbang

coba menerka pikiranmu
ternyata
hanya hening

tapi apapun itu,
aku tahu

Bulan tetap jingga
disitu
dihatiku

(syukurlah!!)
Read More..

Rabu, 08 April 2009

Award dari Rismaka's Weblog

Terimakasih.
Hanya itu yang bisa saya ucapkan untuk Rismaka's Weblog yang sudah memberikan award lagi untuk Beranda Hati. Tidak tanggung-tanggung kali ini tiga award sekaligus. Ini dia awardnya :







Seperti biasa penganugrahan award selalu ada PR-nya. Ini dia PR-nya :

1.Put the Award logo in your blog (blog post or sidebar)
2.Linked me RISOFTE to the award
3.Give those awards to others
4.Link to blog who you give the award
5.Leave a message in their blog, telling that they’ve got an Award from you. If you want an instant way, just leave it to their shoutbox

Sebelum saya lanjutkan penjelasan tentang PR, sebelumnya saya mau memberi komentar dulu, Pak Rismaka memang sangat bijak, kenapa saya sebut demikian, alasan pertama karena beliau tahu kalo bahasa inggris saya payah, makanya PR diatas diterjemahkan ke dalam bahasanya Pak Rismaka. Ini dia terjemahannya yang saya kopas juga :

1. Pasang ketiga logo award di atas pada postingan anda ATAU sidebar (kolom samping blog). Buat yang blognya udah penuh dengan macem-macem banner yang ga nggenah, lebih baik pasang logo ini di postingan. Dari pada bikin berat, ya kan? Pastinya blog anda bakal disumpahin sama pengunjung gara-gara lemot loadingnya.
2. Di postingan tersebut, berikan saya Link yang menuju ke http://rismaka.net, bukan ke blog ini. Sekali lagi ke http://rismaka.net.
3. Berikan award tersebut ke 20 orang lain lagi. (Makin sedikit makin baik :mrgreen: )
4. Berikan link ke blog-blog yang anda kasih award itu.
5. Kasih tau mereka kalau anda memberikan award tersebut ke mereka, so mereka juga bisa mengerjakan.

Pak Rismaka juga baik hati, paham dengan kesusahan orang lain, PR-nya tidak perlu dikerjakan semua cukup nomor 3, 4 dan 5 saja. (.. hehehe baik hatinya nanggung yaah..) Dan untuk memasang award di sidebar sudah disediakan kodenya, jadi, sekali lagi tinggal kopas aja... naah.. kalo yang ini terbukti ASLI baik khan??? ( waaah...terima kasih Pak Guru....hehehe)

Selanjutnya award ini akan saya teruskan kepada sahabat-sahabat Beranda Hati yaitu :

1. Nyante Aza Lae ( Ito... terimalah award ini sebagai penebus kesalahan saya
*tertunduk lesu sambil pura-pura menyesal*)

2. Jeng Sri
3. Manggis Life Health
4. Rusak Parah
5. Seti@wan Dirgantara
6. Leneng
7. About Samarinda
8. Utap
9. Diedien
10. Agung Mojosari
11. Kurang Kerjaan
12. Dan semua anggota dari Indonesian's Beautiful Sharing Network (IBSN)


Buat Pak Rismaka, terimakasih sekali lagi, PR-nya sudah dikerjakan dan award nya juga sudah dipasang. Mohon ijin untuk meneruskan award ini kebanyak sahabat, dengan harapan agar semangat untuk berbagi melalui tulisan dan mengekspresikan diri dalam nilai-nilai yang baik akan terus hidup pada hati setiap blogger Indonesia.

Read More..

Jumat, 03 April 2009

Rekan kerja menyebalkan??

Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah kesempatan, seorang sahabat bercerita tentang kekesalan hatinya, mengenai rekan kerja di kantornya, profesi sahabat saya ini adalah pengajar di sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi

Apa yang disampaikannya kurang lebih seperti ini :
" Bunda, saya kesaaaal...ama orang, dia juga dosen disini, tapi kelakuannya bener-bener bikin muak, didepan saya berkata manis, sementara dibelakang saya dia ngomong jelek tentang saya, hampiiir aja dia saya tonjok"

Dari penjelasan selanjutnya, memang apa yang dilakukan oleh sang temen sudah melampaui batas kesopanan dan etika. Saya pikir wajar apabila sahabat saya tadi marah karena tersakiti hatinya, beruntung proses adu jotos tidak sampai terjadi.

Tidak hanya di kantor, dilingkungan rumah pun, dalam kehidupan bertetangga, ketemu dengan orang seperti yang dialami oleh sahabat saya, bisa saja terjadi.

Berhadapan dengan orang-orang seperti ini memang sulit, dari yang berkata jelek dibelakang kita secara sembunyi-sembunyi, sampai yang secara terang-terangan bersikap tidak bersahabat. Jika sudah sampai ke tahap destruktif, tentu ini harus disikapi dengan sikap dan strategi yang tepat.

Menurut saya ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghadapi orang-orang seperti ini :

Pertama, terima dengan tenang kejadian tersebut, jangan terpengaruh, apalagi sampai membuat kinerja kita sendiri menjadi menurun, karena bad mood dan marah. Tetapi sikap sabar dan tenang bukan berarti kita mengabaikan kejadian tersebut, terutama apabila sikap jeleknya sudah membawa dampak kepada performa kita dihadapan atasan, rekan kerja dan client.

Kedua, cari penyebabnya. Apa yang membuat orang tersebut, mengumbar berita tidak benar tentang kita kepada orang lain? Apakah karena masalah pribadi, rasa iri, hambatan kerja yang dihadapi di kantor atau ada penyebab lainnya.

Ketiga, lakukan introspeksi.
Anggap saja kejadian tersebut sebagai sebuah kritik. Maka tanggapilah dengan hati dan pikiran yang terbuka. Tidak ada manusia yang sempurna, maka cobalah temukan kelemahan-kelemahan kita, perbaiki diri, jika ternyata ada sikap kita sendiri yang kurang baik.

Keempat, tingkatkan kompetensi diri, teknis, etikal, sosial dan teruslah belajar. Berusahalah terus untuk memperbaiki semua sisi pada diri kita. Tutup semua celah yang bisa membuat orang lain berpikiran negatif tentang kita. Jika orang tersebut masih juga menyebar fitnah/berita negatif yang tidak benar, maka yakinlah, orang lain tidak akan terpengaruh, karena pada dasarnya mereka telah mengetahui apa dan bagaimana kualitas diri kita.

Kelima, jadikan dia sebagai sahabat. Sejuta sahabat tidak pernah cukup, Satu musuh sangat merepotkan. Bersikaplah ramah dan terbuka, tebarkan senyum, ajak dia berdiskusi tentang pekerjaan atau apa saja, jadilah sahabat yang baik untuknya. Melalui itu Insya Allah hatinya akan terbuka pula dan sikap buruknya akan berganti dengan sikap yang baik.

Demikian kiranya beberapa pemikiran dari saya, mungkin tidak sempurna menjawab masalah yang sedang dihadapi sahabat saya. Tetapi saya berharap dari beberapa tips kecil tadi, semoga bisa menjadi masukan yang berguna untuk sahabat dan bagi saya sendiri.

Read More..