Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, 29 Januari 2009

Kebiasaan Buruk...?

Berikut ini potongan percakapan saya dengan seorang Ibu Dokter disebuah klinik kesehatan kemarin siang.

Ibu Dokter : Pernah punya riwayat darah tinggi ga’?

Saya : Ngga’ pernah

Ibu Dokter : Makan gimana? Teratur ga’

Saya : (tidak dijawab, senyum-senyum aja)

Ibu Dokter : Pasti makannya ngga’ teratur yaa?

Saya : Kadang lupa waktu makan, sampai terlewat trus laparnya hilang,jadi ngga’ makan.

Ibu Dokter : Tidurnya gimana? Cukup ngga’?

Saya : (tidak menjawab, lagi-lagi cuma senyum, karena memang kebanyakan begadangnya daripada tidurnya)

Ibu Dokter : Kerjanya pakai komputer? Berapa jam sehari? Posisi duduknya gimana? Ruangannya ber AC?

Saya : Iya pakai komputer...bla..bla..bla...jawabnya sambil menghitung dan berpikir bagaimana cara saya bekerja selama ini, sepertinya semua saya atur senyaman mungkin.

Lagipula saya pernah membaca sebuah artikel tentang posisi duduk yang benar saat bekerja dengan komputer dan dampak yang terjadi jika salah posisi.

Ibu Dokter : Terlalu banyak kebiasaan buruk dan ini adalah akumulasi dari kebiasaan buruk selama bertahun-tahun itu.

Saya terdiam (lebih tepatnya plus wajah dengan mode dodol) akhirnya tertawa sendiri sambil menatap wajah Ibu Dokter yang manis itu. Saya pikir ada benarnya, kebiasaan buruk selama bertahun-tahun.

Selama ini pontang-panting dengan urusan kerjaan di kantor dan keluarga memang jadi nomor satu, sakit sedikit tidak pernah jadi keluhan berarti, tapi seminggu belakangan ini kondisi tubuh saya sudah tidak bisa kompromi lagi. Awalnya setelah pulang dari tracking untuk penambahan jaringan pipa baru, malamnya badan meriang. Dua hari kemudian nyeri di punggung bagian kanan, lumayan parah, duduk salah, berbaring pun salah. Nyeri yang tidak tertahankan itulah akhirnya memaksa harus berkenalan dengan Ibu Dokter tadi.

“Ibu akan saya kasih obat, agar sakitnya hilang, tapi harus lakukan uji kimia darah yaa, biar ketahuan penyebab lainnya”

Nah lo, apalagi nih, padahal tadi cuma karena kebiasaan buruk dan kemungkinan karena otot yang kaku karena kebanyakan kerja. Tapi tentu saja saya tidak berani protes.

Dalam hati mulai berpikir, bagaimana caranya memulai menghilangkan daftar kebiasaan buruk tadi, minimal mengurangi dan mulai kebiasaan sehat termasuk hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan.

Yang pertama saya lakukan adalah searching di Google, mencari info tentang posisi duduk saat bekerja dengan komputer (kalo ada yang ketemu tentang posisi yang benar jika bekerja dengan laptop, tolong infonya, khan berbeda tuh...) minimal buat refresh lagi, kalau saja ada yang salah dengan cara saya.

Dan tentu saja tidak hanya buat saya, sekalian mengingatkan teman-teman yang juga bekerja dengan komputer terus menerus, tentu ini wajib menjadi catatan penting, apalagi yang sudah masuk kategori “terserang penyakit bengong kalau ketemu internet” atau yang memang kerjanya dibidang itu, seperti sahabat, sahabat saya ini.

Tapi terlepas dari semua diagnosa Ibu Dokter, ada satu yang menyentuh hati saya, sebuah kalimat yang diucapkan seorang sahabat saya, kemaren sore saat jam kerja berakhir, ”Istirahat Bu, sebelum penyakit yang mengingatkan kita untuk beristirahat”





Read More..

Senin, 19 Januari 2009

Ugh...!

Duhai
Sang Pemilik Waktu
Pengenggam Kala
Semesta raya di ujung jemari-MU

Maafkan Aku

Karena kubenci malam
yang pisahkan aku dari mentari

Memaksa aku pergi
dan pikirkan itu sendiri
dalam sepi





Read More..

Minggu, 11 Januari 2009

Akhirnya..PR itu..

Beberapa waktu yang lalu, saya blogwalking ke blog punya Bang Deden, dengan maksud melakukan kunjungan balasan, tidak disangka-sangka ternyata Beranda Hati mendapat hadiah PR dari sahabat yang satu ini.

Tidak tanggung-tanggung, PR yang diberikan ada dua, walaupun katanya boleh memilih salah satu tetapi setelah dipikir-pikir, jawaban PR-nya ternyata masih berhubungan.

Jadi dengan niat menepati janji yang sudah diucapkan dan dengan ditemani oleh dua sahabat saya yang lain, maka hari ini PR yang sudah lama terlantar (...maaf ya Bang), akhirnya bisa saya kerjakan.

Seingat saya PR yang pertama adalah memasang photo diri yang apa adanya di blog dan PR yang kedua adalah menyebutkan tujuh hal yang membuat saya tersenyum.

Ini dia, beberapa photo tujuh hal yang membuat saya tersenyum. Saya mengartikannya sebagai apa dan siapa yang membuat saya tersenyum, maka itu berarti seseorang atau sesuatu. Sebelum tujuh hal tersebut, tentu saja yang paling utama (yang mampu membuat tersenyum) adalah Allah SWT, tidak bisa diberi tanda urut, karena posisinya adalah mutlak tidak bisa dinegosiasi.

Yang pertama ditempati oleh MEREKA, Ayah, Ega dan Adek.



Yang ke dua adalah The Methaforma Generation, Research & Development PDAM Tirta Mahakam Kukar. Apakah ada yang kenal mereka?



Yang ke tiga adalah dia, Noto, Si Manusia Biasa, teman nyata dan maya. Mengaku manusia biasa tetapi menurut saya obsessinya tentang masa depan, cukup luar biasa.



Yang ke empat adalah sahabat saya, Yudi_Nzo, yang satu ini ASLI teman nyata dan paling ASLI usilnya.



Yang ke lima adalah dia, Odie, Kurangkerjaan, teman maya. Tidak hanya tersenyum tapi bisa sakit perut kalau Odie kumat konyolnya.




Yang ke enam adalah Metallica. Tidak akan pernah tergantikan, idola saya sampai jadi nenek-nenek (...sepertinya akan begitu)... And Justice For All, Master Of Puppet, Fade to Black, The Unforgiven, One, Ride The Lighting, Enter The Sand Man, nomor-nomor favorite saya.



Yang ke tujuh adalah Pink Phanter, kurus, ceking, berwarna pink, naif, seenaknya, terkadang terlihat begitu bodoh, tetapi bisa juga jadi super jenius. Lihat saja, penampilannya di episode The Pink Banana.



Itu dia tujuh hal yang membuat saya tersenyum, dan untuk soal yang pertama yaitu memasang poto diri yang apa adanya, sudah sekaligus dijawab.

Bang Deden, PR nya sudah nih..lega rasanya dan kira-kira berapa nilainya yaa..??

Read More..

Sabtu, 03 Januari 2009

Terima Kasih

Mungkin sudah agak terlambat untuk mengatakannya, karena ini sudah memasuki hari yang ke tiga di bulan Januari, namun demikian menurut saya tidak ada kata terlambat, jika itu untuk sesuatu yang baik.

Memasuki sebuah tahun yang baru, yaitu tahun 1430 Hijriah menurut kalender Islam dan 2009 Masehi, tidak hanya merencanakan apa yang akan dilakukan, merencanakan target yang ingin diraih, tetapi wajib pula melihat kebelakang, tentang hidup yang telah kita lalui, adakah yang harus di perbaiki, atau ditingkatkan atau mungkin harus dihapuskan dan ditinggalkan.

Seperti menyusun milestone pada sebuah Annual Report maka kita semua pasti masih ingat kejadian-kejadian yang kita anggap penting dalam sepanjang tahun 2008. Catatan-catatan kejadian itu akan menjadi pengalaman yang semestinya menjadi pelajaran besar, untuk melanjutkan kehidupan.

Keberhasilan yang menyenangkan, kegagalan yang menyakitkan, sebuah pertemuan manis yang tidak terlupakan atau bisa jadi sebuah perpisahan, kehilangan orang yang dicintai, kematian dan kelahiran, begitu banyak kejadian yang telah dijalani.

Dan jika kita saat ini masih berada disini (setidaknya, saat ini sedang membaca tulisan ini), masih bisa bernapas, menghirup udara segar, maka hanya satu yang patut kita lakukan, yaitu bersyukur, meskipun saat ini sebuah masalah berat sedang membelit kehidupan kita. Tetap saja ucapan syukur semestinya terlafazd dari lidah kita.

Maukah anda merenung sejenak, kembali kepada 3 hari yang lalu dan juga 6 hari yang lalu (1 Muharam 1430 H), apakah saat itu kita telah bersyukur kepada Tuhan atas nikmat hidup yang masih kita rasakan? Jika belum, mari melakukannya sekarang. Saya yakin setelah itu, hati kita akan terasa lapang.

Melewati hari sepanjang tahun, tentu tidak bisa kita jalani sendiri, ada banyak orang yang mendukung dan membantu kita melaluinya. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang telah mendampingi saya :

Kepada tiga cinta yang tercinta, sumber energi bagi saya yang tak pernah habis, kepada Bunda Ratu, and all my family.

Kepada Sejawat yang banyak mengerti dan memberikan “energi lagi” untuk saya, my coworker at Research & Development, The Methaforma Generation, karena telah berjalan bersama saya dan dengan ikhlas menerima semua kecerewetan saya. Think smart, doing fast dan be energy for the continuous growth...and thanks for the coffe anyway.

Kepada sahabat-sahabat Beranda Hati (entah kenapa jika masuk ke Beranda selalu berubah menjadi manusia-manusia serius..Sungguh saya merasa bersalah karenanya) : Odie, Noto, Cantigi, dan seluruh komunitas IBSN , Bang Deden, ManggIs, Kanak Tenggarong, Dida, Nyante Aza Lae, Pakde (TheKry) dan Komunitas Blogger Jambi, dan Nyurian (welcome back brother!) dan semua sahabat lainnya, yang sudah datang, baik yang berkomentar maupun tidak...(i know u there...)

Semua telah membuat hidup saya menjadi berarti, menjadi berguna walaupun hanya sedikit cinta dan sebuah kata yang bisa saya berikan. Seburuk apapun hari yang saya lalui sepanjang tahun, namun semuanya telah mampu menjadikan setiap hari menjadi hari yang terbaik didalam hidup saya.

Saya ingin memberikan sebuah lagu, download sendiri klipnya disini (biar gak makan bandwidht.......) dari Dido, judulnya Thank You. Sebagai ucapan terima kasih saya kepada semua pihak. Dan kalau mau ikut menyanyi, silahkan baca liriknya, dibawah ini :

My tea's gone cold, i'm wondering why
I got out of bed at all
The morning rain clouds up my window
And I can't see at all
And even if I could it'd all be grey
But your picture on my wall

It reminds me that it's not so bad
It's not so bad

I drank too much last night, got bills to pay
My head just feels in pain

I missed the bus and there'll be hell today
I'm late for work again
And even if I'm there,

They'll all imply that I might not last the da
y
And then you call me and it's not so bad
It's not so bad and

I want to thank you for giving me the best day of my life
Oh just to be with you is having the best day of my life

Push the door,
I'm home at last and I'm soaking through and through
Then you handed me a towel and all I see is you
And even if my house falls down now
I wouldn't have a clue
Because you're near me

And I want to thank you for giving me the best day of my life
Oh just to be with you is having the best day of my life
Read More..