Detik.com memberikan 100 t'shirt kepada 100 blogger wanita Indonesia yang ikut dalam acara ngeblog bareng, acara ini dimaksudkan untuk memperingati Hari Kartini, pahlawan nasional pejuang emansipasi wanita.
Bicara tentang emansipasi, saya tidak ingin membahas tentang perjuangan untuk mendapatkan persamaan hak bagi wanita, karena saat ini sudah bukan hal yang istimewa lagi, sudah banyak kaum perempuan yang mampu menempatkan dirinya sejajar dengan kaum pria. Sudah ada Kapolda wanita, Bupati wanita, Pilot wanita, Menteri wanita bahkan Presiden wanita.
Kebanggaan bagi Ibu Kartini yang dulu begitu perduli dengan nasib kaumnya. kaum wanita sekarang mempunyai peluang yang luas untuk menuntut ilmu dan bisa mengabdikan dirinya dalam semua bidang pekerjaan.
Tetapi menurut saya, emansipasi tidak hanya tentang kesetaraan atau keberhasilan, yang diukur dari materi, jenjang pendidikan, jabatan, atau apa saja yang memperlihatkan kiprah wanita wanita didalam masyarakat.
Emansipasi adalah luasnya pikiran dan semangat besar yang ada didalam hati setiap wanita. Tidak perduli saat ini dia berada ditengah sawah untuk membajak tanah lumpur, menanam setiap setiap benih padi atau berada disebuah pelabuhan menjadi kuli panggul, berdagang di pasar atau berada di pesisir pantai, membelah perut ikan dan menjemurnya hingga kering.
Emansipasi adalah niat tulus yang ada disetiap hati wanita, yang tumbuh karena cinta, yang membuatnya rela terjaga saat matahari belum terlihat diufuk timur, memastikan semua tanggungjawabnya didalam rumah tangga telah benar dan teratur, kemudian karena cinta, ada yang melangkah keluar rumah untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarga dan kemudian saat dia pulang kerumah di sore harinya, kembali tugas rumah tangga menjadi perhatiannya hingga seluruh anggota keluarga terlelap, baru dia bisa merebahkan badan menikmati istirahatnya.
Kesetaraan yang diperjuangkan dalam emansipasi wanita, yang didapatkan wanita ketika berada diluar rumah, sejatinya telah didapatkan wanita, ketika dia berada didalam rumah, dia adalah seorang manajer ulung pengatur rumah tangga, dia mampu menjadi penghibur, memberi keindahan dalam rumah, menjadi air sejuk pelepas dahaga anggota keluarga.
Diceritakan ketika seorang bayi masih berada di alam arwah sebelum dilahirkan oleh Ibunya, Allah subhanahuwata'ala menerangkan kepada Sang Bayi, nama-nama malaikat yang akan menjaganya, dan ketika Sang Bayi bertanya " Ya Allah, jika kelak aku dilahirkan kedunia, siapakah malaikat yang akan menjagaku?" Saat itu Allah Subhanahuwata'ala menjawab bahwa malaikat yang akan menjaga Sang Bayi bernama "IBU". Begitu mulianya tugas seorang wanita sebagai ibu, sehingga Allah subhanahuwata'ala menyebutnya sebagai seorang malaikat.
Tidak perlu jauh memperjuangkan emansipasi, bagi seorang wanita justru kemuliaan itu dimulai dari dalam rumahnya.
Dalam rangka mengenang kembali perjuangan seorang Ibu Kartini, maka saya ingin mengenalkan seorang blogger wanita termuda yang saya kenal bernama TALISHA, masih kelas 3 Sekolah Dasar, tinggal di Bandung, putri terkasih seorang sahabat saya Bapak Herry Yustiana, isi blognya adalah tentang cerpen-cerpen yang ditulisnya. Mari kita dukung sahabat kecil ini, agar terus bersemangat untuk menulis. Yuk berkunjung ke blognya Cerita Talisha
Talisha mungkin belum mengerti makna sebuah emansipasi, tetapi apa yang dilakukan oleh Talisha saat ini adalah sebuah realisasi semangat dan cita-cita seorang Ibu Kartini.
Minggu, 19 April 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)



13 komentar:
Selamat Hari Kartini
Sukses untuk Kaum Ibu
Salam...Sukses
saya akan segera meluncur..tentu sangat senang jika saya bisa mendukung.....
go... talisha go...
kami dukung
Wah terinspirasi dari ceramah harian tuh ya??? kwk kwk...
Salut2...
Jadi teringat khadist yang sering dibacakan oleh B' "Surga itu di bawah telapak kaki IBU"
Ariesvio|
Terima Kasih
Salam sukses juga tuk anda.... :)
BoykeSN|
Talisha pasti akan senang sekali
Terima kasih yaa
Komuter|
Gimana khabarnya Pak
udah kembali 100%?
:)
Noto|
Iya Mas...terinspirasi ceramah di pengajian kemaren...*saya liat mas noto snacknya habis 2 kotak yaa :D
Emang mas... jer basuki mowo biyo
menuju ke TKP
Emansipasi dari ade Talisha perlu di acungin jempol bunda!
bisa jadi blogger handal tuh si Talisha..
hehehehe
Pak Rozy|
thanks Pak
jangan ragu tuk berkomentar ya
karena talisha perlu itu
heheh anggap aja anak sendiri .. :)
Jeng Sri|
Settujuu Jeng..
jangan kayak saya dan Bang Deden..terlambat ngeblog
;))
Anak Tenggarong|
Makanya
hati2 yaa..ntar disalip ama talisha
hehehe
Saya suka kata-kata yang anda tulis
"Kemuliaan dimulai dari dalam Rumah"
menarik sekali dan menggugah perenungan yang mendalam
subhanallah tulisan Talisha bagus banget...
seumuran dg meutia anak saya...
salam kenal ya.. bunda...
Rusakparah|
terima kasih Mas
Alhamdulillah kalo dianggap begitu :)
Penny|
Duh senengnya punya anak perempuan yaa
klo saya paling cantik dirumah :D
Salam kenal juga Mbak Penny
Thanks :)
salam kenal bu..
ok, saya doakan semoga perjalanan hajinya lancar..
boleh tukeran link?
Info Kaki Palsu | Info Prosthetic Orthotic Nur Rachmat Site sekalian saya Follow ya
Salam kenal
Poskan Komentar