Subscribe

RSS Feed (xml)



Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 27 Oktober 2008

Mencoba Sesuatu Yang Positip

Pagi tadi Mr. Die Hard menyodorkan selembar kertas kepada saya, sambil meminta saya untuk membacanya. Yesterday, he said to me on the phone, that he was lost the way. Hari ini saya melihat senyum cerah dibibirnya. "Saya mendapatkan pencerahan setelah membaca ini dan saya ingin membaginya untuk dengsanak saya", begitu katanya. Saya sempat bertanya dapat dari mana dan ditanggapinya dengan senyum kembali. Saya membacanya dua kali, kalimatnya sederhana, lugas, mudah dipahami dan mampu menggugah semangat, setidaknya hati kecil saya mengucapkan rasa syukur, menyadari nikmat Allah yang begitu banyak saya terima hingga saat ini. Sungguh membuat hati damai dan bahagia. Dan perasaan ini ingin sekali saya abadikan disini....di Beranda hati. Semoga keinginan Mr.Die Hard untuk membagi "pencerahan" bisa terlaksana tidak hanya kepada saya tetapi kepada siapa saja yang membacanya. Dan saya yakin pemilik tulisan ini pun pasti tidak akan keberatan jika saya lakukan reposting. 


Setiap orang pernah merasakan suatu kekecewaan, kegagalan, dan frustrasi. Kadang semuanya datang sekaligus, dan kita merasa dunia runtuh. Segera sesudah itu kita melihat segala sesuatunya dari sisi negatif. Segala sesuatunya terlihat berantakan.

Sekarang coba Anda melihat dari sisi lain untuk bangkit kembali. Bertindaklah. Lakukan sesuatu yang positif. Walau itu mungkin hanya menyapu halaman atau membersihkan tumpukan file-file tua dari komputer Anda.

Lakukan tindakan, di mana Anda adalah penguasa hidup Anda, dan Anda akan merasa terfokus secara positif. Tindakan kecil dapat mengubah sikap Anda secara ajaib.

Cobalah menolong seseorang. Lakukanlah sesuatu untuk orang lain.Cobalah melayani orang lain. Semakin kecil orang itu, semakin baik. Lalu cobalah Anda keluar ruangan sejenak, dan perhatikan apa yang dapat Anda kerjakan bagi orang lain. Orang lain tercipta untuk memperbaiki hidup Anda. Sekarang giliran Anda lah memperbaiki hidup Anda, lewat orang lain.

Hitunglah keberuntungan Anda. Banyak hal baik dalam hidup Anda, dan sering Anda lupa bersyukur. Hargai dan bersyukurlah atas tempat tinggal Anda, atas kesehatan Anda, atas keluarga Anda, atas pengalaman hidup Anda, atas teman-teman Anda, atas keterampilan Anda, pengetahuan Anda, dan hidup yang Anda miliki.

Temukan tantangan baru. Arahkan kembali energi negatif dan rasa frustrasi anda pada sesuatu yang dapat menantang anda untuk berbuat lebih baik.

Positif atau negatif, semuanya cuma ada dalam pikiran. Ubah sikap anda, dan melajulah.

To : Mr. Die Hard  >  Thank you Brother ...for to be the last man standing beside me

Read More..

Jumat, 24 Oktober 2008

Dari Pilgub menjadi pilgud (Feel Good) Part II

Pemilihan gubernur Kalimantan Timur putaran kedua akhirnya dilaksanakan kemarin, 23 Oktober 2008. Menarik untuk dicermati dan dituliskan disini, walaupun bukan bermaksud menjadi pengamat politik. Setidaknya catatan ini menjadi sambungan atas catatan sebelumnya tentang Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur.

Sebagai warga masyarakat Kaltim, saya menyambutnya dengan baik. Apalagi untuk putaran ke II ini, yang dipilih tinggal 2 pasangan. Dari kesempatan yang pertama kemaren, sudah tidak pernah perduli dengan kegiatan kampanye atau menjadi fans berat salah satu pasangan. Pembaca program kerja dan visi misi calon hanya dilakukan sambil lalu melalui koran atau jika kebetulan iseng buka berita di site online surat khabar di Kaltim. Tetapi tetap saja hati nurani tidak bisa bersikap “ora urus” sepenuhnya. Masih berharap Kaltim akan memiliki seorang pemimpin yang terbaik.

Jika pada putaran pertama, berangkat dari rumah ke TPS, tanpa menentukan pilihan, saya akan tentukan pilihan saya pada saat dibilik suara, maka kali ini sepertinya menjadi lebih yakin siapa yang akan dipilih. Yakin akan calon pemimpin ini akan menjadi yang paling tepat dan mampu membawa Kaltim menjadi lebih baik.

Setidaknya sebagai warga, saya bersyukur karena proses pilgub di Kaltim bisa berjalan aman dalam suasana kondusif. Terlepas dari kisah-kisah yang sedikit mengganggu, seperti tidak beresnya pendataan penduduk oleh pihak terkait dan banyaknya warga yang tidak menerima kartu pemilih atau justru mendapat dua kartu pemilih untuk TPS yang berbeda. Atau ada cerita salah satu pasangan yang melakukan pembagian sembako sehari sebelum pemilihan dilakukan. Semua menjadi bagian yang “biasa” dan semestinya bisa diperbaiki dikesempatan selanjutnya.

Ada catatan lain yang membekas dihati saya sepulang dari TPS kemaren, melihat petugas-petugas yang berada di TPS, masih sama dengan yang saya temui di putaran pertama, senyum masih menghiasi wajah mereka, masih bersemangat, entah apa yang ada dihati mereka saat bertugas, tapi saya melihat hanya keikhlasan yang ada dan rasa tanggung jawab atas amanah yang mereka pegang. Karena saya tahu honor yang mereka terima tidak banyak, tidak sebanding dengan yang dilakukan sejak persiapan hingga hari pemilihan.

Ahh..dalam hati saya tersenyum, semoga sang terpilih nantinya akan ingat kepada kerja keras mereka.

Dan hari ini, walaupun masih hasil penghitungan sementara, calon yang saya pilih masih memimpin menuju tempat pertama, semoga akan begitu terus hingga penghitungan selesai.

Dan kemaren benar-benar ....... dari Pilgub menjadi Pilgud (Feel Good) !!



Read More..

Selasa, 21 Oktober 2008

Tentang sebuah chip dan memory utama

"JIKA SEJAK DULU AKU TAHU HIDUP INI UNTUK APA
TENTU AKU TIDAK AKAN PERNAH SALAH JALAN"

Kalimat diatas saya baca sekitar 20 tahun yang lalu, tertulis pada dinding sebuah rumah, tulisan tangan seseorang dengan menggunakan pulpen bertinta biru. Kalimat yang mungkin biasa saja, tetapi tetap terekam dibenak saya hingga saat ini.

Kalimat yang mengisyaratkan sebuah penyesalan mendalam dan sekaligus kehampaan. Entah kesalahan apa yang sudah dilakukan oleh orang yang menuliskannya atau seberapa jauh dia sudah salah dalam melangkah. 

Benarkah kita tidak tahu apa tujuan hidup sebenarnya?

Pernah seseorang "Guru" berkata kepada saya, ketika kita lahir, telah dibekali dalam diri manusia sebuah chip kecil yang berisikan tujuan dari diri orang itu dalam hidupnya, ingin menjadi apa, ingin seperti apa, telah tertanam pada chip tersebut. Dan setiap butir tujuan yang ada dalam chip telah tercatat pada memory utama (yang oleh Sang Guru dikatakan sebagai Lauh Mahfudz)

Secara langsung memang tak ada yang tahu bagaimana masa depannya kelak, tetapi sepanjang perjalanan hidup akhir dari tujuan itu telah diperlihatkan, melalui bakat, sifat dan kecendrungan yang kita pilih bahkan hal ini bisa terlihat sejak kita masih bayi. Bakat, sifat dan kecendrungan yang ada didalam diri kita terkadang tidak pernah disadari, terkadang orang lainlah yang menemukannya, bisa jadi itu adalah orang tua kita, mungkin ditemukan oleh seorang pencari/pemandu bakat atau ada sebagian orang lagi menemukannya sendiri.

Ada masa, yang membuat seseorang akhirnya mempunyai tujuan, cita-cita atau sebuah visi dalam hidupnya. Sesungguhnya dia telah membaca data dalam chip miliknya dan data itu (yang selalu terhubung dengan memory utama) akan menuntun kita untuk menunjukkan jalan, apa saja yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya. Tetapi, semua tergantung kepada kita, mau melakukan atau lelah ditengah jalan. Terkadang dalam upaya tersebut ada kegagalan, mungkin tersesat tidak tahu arah yang dituju, tetapi kembali lagi masih ada memory besar yang akan mampu mengembalikan langkah kita kepada kebenaran, kepada arah yang semestinya.

Titik penemuan atau titik penyadaran tentang kesalahan ini bisa saja disadari setelah 1 bulan, 3 tahun atau malah 10 tahun, tetapi akan tetap punya arti besar, dalam proses pencapaian hidup. Titik penyadaran biasanya akan terjadi ketika mengalami kejadian berat dalam hidup, bisa ditemukan dengan singkat seperti kaki yang terantuk pada batu kecil, tidak menyakitkan tetapi cukup mengejutkan atau dengan benturan keras yang membuat kita berdarah-darah.

Ketika penulis kalimat diatas menuliskan isi hatinya, saya yakin dia belum berada dalam kegagalan, justru berada pada titik penyadaran akan kesalahan, titik dimana seluruh kekuatan baru terhimpun. Apabila setelah itu dia menetapkan kembali tujuan langkahnya, maka saya yakin dia akan melesat cepat menuju tujuan, menuju cita-cita, menuju visi-nya. 

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memperbaiki arah. Yakinlah.

(ada sejawat pernah berkata "Ah itu hanya teori, tidak semuanya benar dan terbukti", tapi tidak untuk saya, bukankah "tak akan berpindah sebutir debu pun jika tanpa ijin dari-NYA)

Read More..

Minggu, 12 Oktober 2008

10 Kesalahan Penghambat Karier Wanita

Disadari atau tidak, dalam berkarier wanita cenderung melakukan kesalahan yang sama. Kesannya hal itu kesalahan khas wanita !

Dalam bekerja, ada 4 hal yang umum diincar pria : gaji, status, otoritas dan pencapaian target. Karenanya kaum pria jadi bersikap tegas, bersaing, bahkan “saling sikut’. Sedangkan wanita menganggap : pertemanan, pembimbingan, kolaborasi, komunikasi dan penghormatan dari orang lainlah yang lebih penting sehingga, wanita jarang saling intrik. Mereka mengedepankan sikap membina hubungan, sopan dan bersikap baik. Padahal bila tak hati-hati menempatkannya hal ini bisa “dimanfaatkan’ orang lain, sehingga karier anda terhambat. Berikut contoh kesalahan yang tidak disadari wanita yang bisa menghancurkan kariernya. ( Tapi Bapak-Bapak juga bisa ikut baca lho….)


1. Menggantikan Pekerjaan Orang Lain

Kaum wanita terkadang merasa harus menjadi seorang pemimpin yang berhasil dan tidak mau kalah dengan pria, sehingga mengambil alih pekerjaan staf, agar tidak dicap gagal.

Saran :
Stop membantu pekerjaan yang tidak atau sedikit berkaitan dengan anda. Tolak secara halus permintaan pengalihan tugas. Misalnya : “Saya sih mau membantu, sayangnya saya sedang sibuk” Biasakan membuat daftar target pekerjaan. Bila target itu sudah tercapai barulah anda boleh membantu pekerjaan orang lain.

2. Bersikap Lugu

Bagaikan anak baru dikantor, seolah-olah anda tidak terkontaminasi dengan gossip disekeliling. Anda hanya focus pada pekerjaan. Sikap ini mungkin karena ingin selalu berpikiran positif. Bagus sih tapi hati-hati keluguan bisa disalah gunakan orang lain. Menjadi sasaran empuk dari rekan yang ingin menikam dari belakang.

Saran :
Tak ada salahnya sesekali menanyakan motif seseorang yang tiba-tiba bersikap baik kepada anda. Dalam mengambil keputusan jangan tergantung pada pendapat satu orang, mintalah masukan dari beberapa sumber. Gunakan insting dalam menilai seseorang

3. Politik Kantor ? Tidak ah !

Kata politik sering menimbulkan alergi bagi wanita,kesannya negative, culas, licik, penjilat dan hanya urusan para politikus. Padahal politik juga berlaku dikanto, sebagai cara untuk mencapai tujuan secara informal maupun emosional, agar tercifta win-win solution, misalnya dengan cara membangun jaringan serta membangun hubungan baik dengan bawahan, rekan sekerja dan atasan

Saran :
Tingkatkan kekuatan agar bisa “bermain” dalam politik kantor, dengan cara meningkatkan kemampuan komunikasi, membuat perencanaan matang dan bersikap asertif. Pekalah dengan kebutuhan orang lain. Jangan hanya memberi. Andapun patut meminta bantuan

4. Segan mengeluarkan pendapat

Kekhawatiran dituduh agresif atau takut pendapatnya dinilai bodoh, membuat wanita menahan lidah.

Saran :
Sebelum rapat atau pertemuan lain, siapkan riset data yang berkaitan dengan tema rapat. Dengan dukungan data, opini anda menjadi beralasan dan tidak berkesan asal bunyi. Sebelum rapat berikan kisi-kisi pendapat nada kepada peserta rapat lainnya agar jika pendapat anda melawan arus tidak membuat reaksi kaget berlebihan.

5. Mengobral informasi pribadi

Ini kebiasaan khas wanita. Kebanyakan wanita sangat terbuka pada informasi pribadi. Terlebih ketika sedang menghadapi masalah. Contohnya, jika ditegur soal pekerjaan yang terlambat, pria langsung meminta maaf, meminta pekerjaan baru dan memastikan mengerjakannya. Tapi, pada wanita, justru sibuk membuat alasan.

Saran :
Diluar pekerjaan, atau pada saat istirahat siang boleh saja membagi informasi pribadi, seperti tentang anak, suami dan lainnya. Jika menjadi atasan, harus berhati-hati berbagi informasi pribadi, terutama yang bersifat permaafan untuk kinerja yang menurun

6. Rela di interupsi

Wanita sering tidak tega untuk bersikap tegas pada para pengganggu pekerjaan mereka, entah berupa curhat atau lainnya.

Saran :
Jika tidak tega menolak, buatlah anda terlihat sibuk. Tolak dengan sopan permintaan curhat atau berdiskusi. Seperti,” Maaf ya kerjaan ini lagi ditunggu, gimana diskusinya nanti sore aja ?”

7. Menanti untuk diperhatikan

Dalam dunia karier, mengerjakan pekerjaan dengan baik, bersikap tekun dan disiplin, tak cukup menjadi cara untuk dipromosikan. Anda harus pintar, menjual diri dan mengambil kesempatan

Saran :
Jika dibuka kesempatan promosi atau tugas khusus, jangan ragu mengajukan diri, agar orang mengetahui anda siap menerima tantangan pekerjaan. Ketahui kemampuan dan daya jual anda. Setiap orang pasti mempunyai kelebihan

8. Menangis

Mudah menangis memang ciri khas wanita, tidak harus disaat sedih, ketika gembira, frustasi atau marah, wanita bisa mengeluarkan air mata. Tapi tahanlah airmata ini

Saran :
Untuk menghindari pecah tangisan karena di marahi bos, anda harus bertindak bertindak proaktif , begitu selesai mengerjakan tugas , anda mengatakan “Pak, apakah ada yang salah atau perlu tambahan ?” Jika rasa sedih sudah tak tertahankan dan air mata mulai merebak, boleh saja. Anda permisi menangis ditempat tertutup, karena apabila dikeluarkan ditempat umum, tangisan akan diingat orang.

9. Penampilan Tidak Tepat

Istilahnya Dress For Success. Dalam pekerjaan, anda melakukan pertemuan bisnis, bertemu klien atau tugas luar kantor. Bila penampilan anda mengena di hati mereka , bisa menimbulkan kepercayaan lebih tinggi dari kemampuan kerja anda

Saran :
Ada wanita yang sangat suka dandan sampai kesannya menor, sebaliknya ada yang anti dandan , walau cuma seoles lipstick. Nah cobalah penampilan anda diantara keduanya. Hindari potongan leher rendah , rok terlalu pendek dan pilihlah warna dasar misalnya , putih, abu-2, hitam, krem atau merah maroon untuk pekerjaan yang menuntut anda tampak dewasa dan formal.

10. Toleran pada sikap tidak professional

Pada wanita ada semacam kebutuhan untuk disukai, berteman dan takut di musuhi. Jika ada kesalahan rekan kerja atau bawahan, anda segan untuk menegur, anda menegur jika kesalahan sudah beberapa kali terjadi. Yang lebih parah. Anda sering minta maaf tak lama setelah anda memarahi bawahan. Sikap seperti ini tidak konsisten.

Saran:
Jangan takut menegur atau bersikap tegas kepada bawahan yang bersikap tidak professional, lengkapi dengan catatan kesalahan factual sehingga orang yg di tegur tidak dapat berkelit. Jangan menunggu kesalahan berulang beberapa kali baru menegur karena, anda bisa lupa pada inti kesalahan orang yg anda tegur.
Read More..

Kamis, 09 Oktober 2008

Hemat Kertas, Selamatkan Hutan


Seorang ahli dari University of Maine, bernama Tom Soder melakukan taksiran, diperlukan hampir 24 pohon jenis hardwood yang berdiamater 6 – 8 inci serta tinggi 40 kaki menghasilkan 1 (satu) ton kertas tulis. Nominalnya bisa bervariasi tergantung dari jenis kertas yang dihasilkan dan cara pembuatannya. Jika dibuat perincian lebih lanjut maka hubungan antara jumlah pohon dan banyaknya kertas yang dihasilkan :

• 1 ton kertas tulis membutuhkan 24 pohon
• 1 ton kertas koran menggunakan 12 pohon
• 1 pohon menghasilkan sekitas 8000 kertas photocopy
• Untuk menghasilkan 1 ton kertas berkualitas tinggi maka diperlukan sekitar 15 pohon
• Untuk menhasilkan kertas berkualitas rendah maka diperlukan sebanyak 8 pohon

Dari perhitungan diatas bisa kita bayangkan berapa banyak pohon yang dibabat habis untuk keperluan pembuatan kertas, berapa luas hutan kita yang akan hilang,  belum lagi kertas yang dipakai untuk membuat kertas tissue. Tissue tiolet, tissue makan, lap kertas sekali pakai didapur dan banyak lagi. 

Jika diambil contoh pemakaian kertas dan berapa pohon yang ditebang untuk keperluan tersebut di kantor saya maka inilah hasilnya : 
Asumsinya Kertas HVS F4 70 gsm dengan berat per 1 rim (500 sheets) sebesar 3,5 kg

Jika terdapat 10 divisi dan 24 unit kerja dengan asumsi masing-masing pemakaian kertas minimal perbulan sebanyak 1 rim maka diperlukan kertas sebanyak 34 rim atau 199 kg per bulan. Jika dalam satu tahun dengan asumsi yang sama maka keperluan kertas adalah sebesar 1,428 kg atau 1,43 ton kertas.

Ini berarti dalam satu tahun kantor saya menghabiskan kurang lebih 25 pohon seukuran tiang listik. Bayangkan saja jika untuk keperluan seluruh dunia, berapa pohon yang harus ditebang. 

Photo yang ada didalam posting ini saya ambil saat melakukan survey untuk tugas kantor pada tanggal 25 september 2008 (photo diambil tanpa ijin) adalah gambar tumpukan kayu yang akan diolah menjadi bubur kayu pada sebuah perusahaan yang berada ditengah hutan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Tumpukan kayu ini menempati lokasi hampir seluas 4 kali lapangan bola, dengan ketinggian tumpukan sekitar 3 meter. Menurut seorang penduduk sekitar, kayu-kayu tersebut diambil dari hutan hasil penanaman yang dilakukan oleh perusahaan sendiri, tetapi menurut sebuah sumber dikatakan bahwa 80% dari bahan baku kertas di Indonesia merupakan kayu curian/illegal.

Belakangan memang ditemukan beberapa bahan alternatif pengganti kayu untuk menjadi bahan baku kertas, diantaranya adalah sejenis alga merah (ptilopora sp), ada juga dari ampas tebu  dan bahan-bahan alternatif lain seperti enceng gondok, batang pohon pisang, rumput dan ilalang

Memang kertas yang diolah dari bahan baku alternatif tidak menghasilkan kertas dengan kualitas tinggi tetapi jika untuk keperluan lainnya seperti kertas koran, kertas pembungkus, kardus, tas, dan lain-lain.

Aternatif lainnya adalah melakukan recycle, atau mengolah kertas daur ulang dengan memanfaatkan kertas bekas.

Ada sebuah info yang hebat tentang daur ulang kertas yaitu 1 ton kertas daur ulang menyelamatkan 17 pohon, menghemat 32.00 liter air dan 4200 KWH listrik atau setara dengan rata-rata penggunaan listrik rumah tangga selama 6 bulan dan mampu mengurangi polutan udara sebesar 27 kg. Kereeen khan!!







Read More..

Senin, 06 Oktober 2008

The Unforgiven III, Death Magnetic, Metallica

Read More..

Rabu, 01 Oktober 2008

Once upon time

Diantara tanda kekuasaan-NYA adalah tidak pernah diberikan sebuah keberanian untuk berkata, nalar tak bisa bekerja, kebodohan tiba tiba menjadi raja dalam jiwa, terpaku tak mampu melangkah, terburai perasaan tanpa bisa dihimpun lagi, melayang mencari pegangan.

Meskipun hati kita bertanya....mengapa?

Tapi bukankah ini patut untuk kita syukuri. Read More..